Minggu, 23 Februari 2014 0 komentar

TIK 3 LINK

Minggu, 16 Februari 2014 0 komentar

TIK Modul 2

Minggu, 02 Februari 2014 0 komentar

Tugas TIK HTML

Jumat, 31 Januari 2014 0 komentar

TIK (Internet)

Teknologi Informatika

Selasa, 05 November 2013 1 komentar

With Best

 sebuah video yang akan memutar memori bersama teman sekaligus saudara yang sama-sama menginjakan kaki dibumi ini untuk tujuan yang sama, semoga kau bahagia selalu (titik dua ceprik my best)

http://www.youtube.com/watch?v=QkzjTRuc09c&feature=youtu.be

http://www.youtube.com/watch?v=VDLfXucbTyg&feature=youtu.be
Senin, 04 November 2013 0 komentar

CERPEN KAKA NIMAS :3

Nih ada cerpen dari temen saya :3 read yeeaa


Gembel Cantik
            “Resta, Tungguuuu!” teriak Andin, tergopoh-gopoh menghampiri Aresta. “Loe tu ya, kalo di panggil nengok kenapa? Gak setia kawan amat sih!” gerutu Andin, mukanya tertekuk rapi.
            “Haa? Apa Ndin? Hehe maaf gue pake earphone.” Aresta meringis.
            “Kebiasaan deh! Udah rambut acak-acakan, seragam di keluarin, pake sepatu belel, budek pula! Ampun deh Aresta! Kapan sih elo berubah jadi cewek? Elo tuh cantik, tapi kayak gembel tau gak?! Malu-maluin bonyok loe yang kolongmerat itu!”
            “Ehh... enak aja gue dikatain gembel! Yeee kan gue pake rok! Gue cewek tau! Urusan mereka mau kolongmerat kek, mau pejabat kek! Yang jelas gue nyaman hidup dengan diri gue tanpa aturan yang harus ngelukisin ‘derajat’ hidup. Life just in one moment Andin! Toh kan itu uang mereka bukan uang gue.”
            “Elo, kapan sih Res mau berubah? Siapa yang mau sama elo kalo elo kayak gini?”
            “Sampe gue lupa ingatan siapa diri gue atau ada seseorang yang bisa ngerebut fikiran gue.” Sangkal Aresta dengan badan membelakangi jalan dan menghadap ke Andin.
            Bruukkkkkk…. Tubuh Aresta tersungkur di lantai dengan tangan masih dapat bertompang di lantai. “Hei, kalo jalan pake mata dong, loe gak liat apa badan segede gini masih aja ditabrak. Emang ni jalan punya nenek moyang loe?!”
            “Emang punya nenek moyang gue.” Cowok berpawakan tinggi menjulang itu berlalu meninggalkan Aresta tanpa menoleh sedikit pun. Meninggalkan Aresta dan Andin dalam ketercenganggan.
            “Siapa sih tu orang Din? Kok belagu banget, udah nabrak orang ditinggal pula, mana sakit lagi badan gue.” Sambil mencoba bangkit berdiri. Bruuuuukkkkkkkkk… “Awwwww… punya mata gak sih loe!!! Ampun deh Tuhan, apa salah Ares pagi ini, kok bisa-bisanya ditabrak dua kali.” Kali ini Aresta benar-benar tersungkur tanpa tangannya bisa menopang.
            “Maaf banget ya, gue tadi lagi buru-buru ke kantor guru, jadi gak ngeliat elo, elo gak papa?” Suara lembut nanmerdu itu meminta maaf dengan tulusnya. Tubuh berpawakan jangkung, rambut bergaya landak, kulit putih (untuk laki-laki), dan mempunyai bibir merah alami. Aresta hanya terpelongo saat di sadarinya sesosok pangeran yang ada didepannya, fikirannya benar-benar tersita, amarahnya hilang. “Yaudah maaf  ya gue buru-buru, elo anak kelas apa? Nanti gue mau nraktir loe buat permintaan maaf.”
            “Sebelas IPA dua kak.” Jawab Andin dengan senyum, ia tau sahabatnya kini sedang terhipnotis, jadi tidak bisa menjawab.
            “Ohh…oke gue pergi dulu yaa, sampe nanti..” cowok jangkung itu melangkah pergi meninggalkan Aresta dengan masih dalam keadaan ‘tidak sadar’. Sampai di kelas pun Aresta masih linglung tidak bisa banyak bicara.
***
            “Hai, udah siap?” cowok yang tadi menabraknya kini di depan pintu kelas. Bel istirahat memang baru lima menit yang lalu berbunyi. Aresta hanya tersenyum dengan anggukan. Kini rambutnya dikuncir kuda rapi hasil dandanan Andin. “Nah rapi gini dong, kan cantik.” Gumam cowok itu. “Oiya temen loe kemana, gak ikut?”
            “Dia udah ke kantin kak. Ngomong-ngomong nama kakak siapa, anak kelas berapa?” Kata Aresta dengan nada lembut dan sopan, beda seratus delapan puluh derajat dari tadi pagi.
            “Ohh hehe iya, kita belon kenalan ya, nama gue Arga, kelas dua belas IPA5. Nama loe siapa?”
            “Aresta Kirana Dewi, kak, panggil aja Ares atau Resta. Ngomong-ngomong makasih ya kak udah di traktir.”  Mereka sudah sampai dikantin dan menengguk segelas es campur nya masing-masing.
***
            “Andiiiinnnnnnnnnnn… nanti pulsek anterin gue ke mall yaaaaa! Gue mau beli aksesoris, sepatu, sama baju. Yaa Ndin, sama Sekawan yaaa.” Teriak Aresta saat setelah memasuki kelas dan memeluki sahabat-sahabatnya satu persatu, dengan gaya centil nya. Aresta punya enam sahabat yang selalu diajaknya dalam senang mau pun susahnya. Ada Tea, Gita, Dewi, Devi, dirinnya dan tentu saja Andin.
            “Ehh… kesambet apa loe Res? Kok tiba-tiba ngajak ke mall?” Tea menangkap gelagat aneh temannya yang satu ini.
            “Iya, biasanya loe kan yang paling males kalo di ajak ke mall. Dapet imbalan apa nih kita?” Sekarang gentian Gita yang menginstrogasi temannya ini.
            “Tadi pagi… Aresta tuh baru kesambet…”
            “Ssssttttt!! Apaan sih Andin udah dong. Besok kalian tau sendiri deh…” kata Aresta, mukanya kini memerah.
            “Oiya, Res, yang nabrak elo tadi pagi yang ngomong kalo jalan yang elo lewatin itu punya nenek moyang nya itu, namanya kak Airlangga yang punya sekolahan ini.” Kata Devi dengan muka serius. Aresta mengerutkan kening seketika fikirannya teringat tentang kejadian tadi pagi. Cepat-cepat ia melirik kearah Andin dan menunjukkan mata sebal. Seketika Andin tersenyum penuh kata ‘maaf keceplosan’. “Dia ya yang ngebuat loe jadi kayak kerasukan dewi gini? Mendadak feminine?”
            “What? Ya enggak lah, cowok model gitu, kok dikecengin, mendingan dia...upss. Oiya gue cewek tulen tau! ”
            “Dia siapa hayoo?” tanya Dewi dengan gaya mata menyipit.
            “Besok aku tunjukin dehh, yuk kita ke mall, gue keburu laper, gue traktir deh.” Kata Aresta saat mengakhiri pembicaraan seru itu.
***

From :+628345372819
Mlm Ares, msih inget gw gk?
<Arga> J
            Seketika Ares terbengong-bengong melihat isi sms di layar ponselnya.
Sent to : +628345372819
Ohh kk Arga, iy kk aq msih inget, ad ap kk? J
Oiya koq bsa dpet nomerku? J
            Mereka pun terlibat sms-an seru. Hari ke hari Aresta dan Arga semakin dekat. Arga pun sering mendatangi kelas Aresta dan mengajaknya makan bersama di kantin.
            Kini Aresta pun berubah 180 derajat menjadi cewek cantik seutuhnya, ia meninggalkan kebiasaan ‘gembel’ nya. Dan lagi-lagi sahabat-sahabatnya yang mendandani cewek yang satu ini menjadi cewek rapi nan cantik. Hampir setiap minggu Aresta selalu menyempatkan dirinya untuk pergi ke mall dan ke salon tentunya ia meminta para sahabatnya itu menemani. Sahabat-sahabat Aresta kini terbiasa dengan kelakuan Aresta. Mereka selalu mengikuti perkembangan kisah cinta sahabatnya yang satu ini. Mereka pun selalu ada saat Aresta mau ngoceh, cerita panjang lebar sampai waktu istirahat habis. Mereka memang sahabat terbaik yang Aresta miliki.
***
            Dua bulan berlalu, namun kak Arga belum juga ‘nembak’ Aresta. Aresta pun semakin cemas, para sahabatnya juga semakin cemas. Ia semakin gusar karena ia kini merasa ada jarak antara dirinya dan kak Arga. Setelah perkenalannya dua bulan bersama kak Arga, kak Arga seperti menghilang perlahan. Aresta seperti badan yang kehilangan nyawanya perlahan.
***
            Bruuuuukkkkkk… “Aduhhh…” Aresta tidak melanjutkan kalimatnnya, dirasakannya sakit karena tubuhnya tersungkur jatuh di lantai. Tubuhnya terlalu lemas hingga ia tidak bisa berkata lebih banyak lagi.
            “Aduh sory, gue nabrak loe lagi, ehh loe kenapa kok lemes gitu? Karena Arga ya? Ehh bangun dong, sini gue bantu.” Suara kak Airlangga, seperti tak didengar Aresta, ia tetap diam, tetapi tetap masuk ke otaknya. Ia berjalan dipapah kak Airlangga sampai ke kelasnya. Di dalam kelasnya semua warga kelas termasuk warga anak kelas sebelas terbengong-bengong melihat kejadian itu. Ditambah mereka melihat Aresta lemas, semakin berfantasilah otak mereka. Sampai di kelas Aresta masih saja muram. Dan sesaat setelah kak Airlangga menghilang, seperti ada petir yang melintas di otaknya, ia seketika terengang, ia kembali teringat kata-kata kak Airlangga saat membantunya berdiri tadi. Ia berdiri dan berlari ke luar kelas dan menyusul kak Airlangga. Tak beberapa lama Aresta melihat sosok kak Airlangga, dan segera diraihnya tangan seniornya itu.
            “Kak? Tunggu kak,..” dengan nafas terengah-engah Aresta mencoba berbicara.
            “Ha? Ada apa Res?” kata kak Airlangga dengan bingung. Tanpa banyak bicara, kak Airlangga membawa Aresta ke kantin. Di sodorkannya segelas teh hanggat untuk cewek itu.
            “Kak, kamu kok bisa tau kalo aku sama kak Arga… and satu lagi kok kakak bisa tau namaku.” Kata Aresta langsung ke pokok pembicaraan, setelah menengguk teh hangatnya. Namun Airlangga hanya terdiam, muka nya menggambarkan betapa binggung nya dirinya.
            “Kamu gak perlu tau.” Kata Airlangga seraya berdiri dan hendak pergi. Namun Aresta berhasil memegang tangan cowok itu dan memaksanya untuk duduk kembali.
            “Aku mohon kak, jelasin ke aku, aku tau kakak tau tentang sesuatu soal kak Arga yang ngilang.” Nada Aresta begitu sedih. Terasa dan terdengar menyayat di telingga Airlangga. Seketika Airlangga terduduk ia diam sejenak, rasa gusar bercampur ekspresi takut yang hebat terlihat di bias matanya.
            “Emhh… maaf Aresta, Gue udah buat loe kayak ini.” Nada Airlangga begitu lembut hingga nyaris tak terdengar. Ia pun tertunduk. “Sebenernya… Arga itu anak pembantu di rumah gue, bonyok gue yang nyekolahin dia di sini bareng gue.” Nada Airlangga terputus-putus tapi ia tetap melanjutkan kalimatnya. “Sebenernya gue yang nyuruh dia buat deketin loe, buat nyari semua informasi tentang elo. Dan ngerubah loe dari Aresta yang terkenal cuek dan gaya ‘gembel’nya jadi cewek seutuhnya. Loe masih inget pas elo gue tabrak, dan elo kena tabrak lagi? Itu semua udah gue setting… Dan gue… gue ngelakuin semua itu karena… karena udah dari lama gue suka sama elo, dari pas gue ngeliat elo waktu MOS, dari awal dulu pas kita tabrakan, tapi gue gak brani buat deketin elo, karena gue perhatiin elo orangnya cuek.”
            Aresta mendengar penjelasan itu menjadi limbung, ia berdiri dan berlari pergi meninggalkan Airlangga yang masih duduk tertunduk. Semua penjelasan Airlangga membuatnya kalut. Aresta lalu menceritakan semuanya kepada sahabat-sahabatnya, dengan air mata yang terus mengalir.
***
            Esok harinya semua kelas sebelas kembali terbengong-bengong, bahkan kelas dua belas yang tau cerita Aresta, Arga, dan Airlangga pun ikut terbengong-bengong. Mereka  melihat Aresta kembali dengan gaya ala ‘gembel’nya, namun sekarang Aresta bersama sahabat Sekawannya, mereka persis berpenampilang gaya ala Aresta yaitu ‘ngembel’. Dari cerita sahabatnya ini mereka memutuskan untuk menjadi bebas atas diri mereka dengan gaya mereka sendiri, dan tentunya sekarang mereka ber-6 sepakat untuk menunggu sesosok pangeran yang bisa menerima diri mereka seutuhnya tanpa menjadi orang lain. Dan soal kisah cinta Aresta… masih ada lanjutan nya di “Gembel Cantik 2” ditunggu yaaa…
0 komentar

19 Keindahan Alam Indonesia^^

 enjoy guyss:D 

1. Gunung Rinjani, NTB
Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.
Gunung Rinjani - NTB
Gunung Rinjani - NTB

2. Pulau Komodo, NTT

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).
Pulau Komodo - NTT
Gunung Rinjani - NTB
3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.
Kepulauan Raja Ampat - Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat - Papua Barat
4. Kawah Ijen, Jawa Timur

Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.
Kawah Ijen - Jawa Timur
Kawah Ijen - Jawa Timur
5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.
 Cartensz Pyramid - Papua
Cartensz Pyramid - Papua
6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa
Gunung Anak Krakatau - Papua
7. Gunung Bromo, Jawa Timur

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Gunung Bromo - Jawa Timur
Gunung Bromo - Jawa Timur
8. Gunung Kelimutu, NTT

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.
Gunung Kelimutu, NTT
Gunung Kelimutu - NTT
9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Taman Laut Bunaken - Sulawesi Utara
10. Danau Toba, Sumatra Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Danau Toba , Sumatra Utara
Danau Toba - Sumatra Utara
11. Baluran, Jawa Timur

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
Baluran, Jawa Timur
Baluran - Jawa Timur
12. Pantai Dreamland, Bali

Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.
Pantai Dreamland, Bali
Pantai Dreamland - Bali
13. Danau Gunung Tujuh, Jambi

Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.
Danau Gunung Tujuh, Jambi
Danau Gunung Tujuh - Jambi
14. Green Canyon, Jawa Barat

Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.
Green Canyon, Jawa Barat
Green Canyon - Jawa Barat
15. Danau Sentani, Papua

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.
Danau Sentai, Papua
Danau Sentai - Papua
16. Goa Gong, Jawa Timur

Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.
Goa Gon, Jawa Timur
Goa Gon - Jawa Timur
17. Pegunungan Karst Bantimarung, Sulawesi Selatan

Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.
Pegunungan Kars Bantimarung, Sulawesi Selatan
Pegunungan Kars Bantimarung, Sulawesi Selatan
18. Pulau Belitung, Bangka Belitung

Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.
Pulau Bangka Belitung, Bangka Belitung
Pulau Bangka Belitung - Bangka Belitung
19. Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall"
Pulau Derawan - Kalimantan Timur
Pulau Derawan - Kalimantan Timur
 
;